Pemberlakuan CISG

The United Nations Convention on Contracts for the International Sale of Goods (CISG; the Vienna Convention) hanya berlaku untuk:

1.Perjanjian jual beli barang antara Pihak A dan B yang tempat bisnisnya merupakan Contracting States dari CISG. CISG berlaku secara otomatis kecuali jika A dan B menyatakan secara tegas tidak memberlakukannya.

Bagaimana kalau hanya salah satu yang merupakan Contracting State CISG?

2. Perjanjian jual beli barang antara pihak-pihak yang tempat bisnisnya bukan merupakan Contracting State dari CISG apabila Hukum Perdata Internasionalnya memberlakukan hukum Contracting State CISG.

Beberapa negara tidak memberlakukan ketentuan ini (berdasarkan Pasal 95 CISG).

3. Perjanjian jual beli barang antara pihak-pihak yang tempat bisnisnya bukan merupakan Contracting State dari CISG apabila para pihak memberlakukannya.

Hong Kong, India, Afrika Selatan, Taiwan, dan Inggris adalah negara-negara perdagangan utama (major trading countries) yang belum meratifikasi CISG.

Tidak adanya Inggris, yurisdiksi utama bagi pilihan hukum dalam kontrak komersial internasional, banyak dikaitkan dengan hal-hal: pemerintah tidak melihat ratifikasi sebagai prioritas legislatif, kurangnya minat dari bisnis mendukung ratifikasi, oposisi dari sejumlah organisasi besar dan berpengaruh, kurangnya sumber daya publik layanan, dan bahaya bahwa London akan kehilangan keuntungan dalam arbitrase internasional dan litigasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s