Prosedur Likuidasi BUMD yang berbentuk PT

Sebelumnya mengenai pembubaran Perusahaan Daerah dan penunjukan likuidatornya ditetapkan dengan Peraturan Daerah. (Pasal 29 ayat (1) UU 5/1962 jo. Pasal 177 UU 32/2004). Berdasarkan Pasal 142 ayat (2) UU 40/2007, setelah pembubaran wajib diikuti dengan likuidasi. Dalam hal syarat pembubaran perusahaan telah terpenuhi sesuai Pasal 142 (1) UU PT, maka proses likuidasi diawali dengan ditunjuknya seorang atau lebih likuidator. Jika tidak ditentukan likuidator dalam proses likuidasi tersebut maka direksi bertindak sebagai likuidator (Pasal 142 ayat (3) UU PT).

Prosedur likuidasi BUMD yang berbentuk PT tetap mengacu pada UU perseroan terbatas kecuali ditentukan lain. Secara umum likuidasi diatur dalam Pasal 147 s/d 152 UU 40/07, proses likuidasi tersebut menjadi beberapa tahapan:

  1. Dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal pembubaran Perseroan, likuidator wajib (Pasal 147 UU 40/2007):
    • Melakukan pengumuman surat kabar dan Berita Negara Indonesia (“BNRI”).
    • Melakukan pemberitahuan kepada Menteri untuk dicatat dalam daftar perseroan bahwa perseroan dalam likuidasi (dilakukan Notaris melalui sisminbakum). Pemberitahuan kepada Menteri wajib dilengkapi dengan bukti: dasar hukum pembubaran Perseroan dan pemberitahuan kepada kreditor dalam surat kabar.
  2. Dalam pengumuman surat kabar dan BNRI tersebut diterangkan mengenai dasar hukum pembubaran, tata cara pengajuan tagihan, jangka waktu pengajuan tagihan (60 hari terhitung sejak tanggal pengumuman) dan juga nama dan alamat likuidator. (Pasal 147 ayat (2) UU 40/2007)
  3. Sejalan dengan itu, likuidator juga melakukan pencatatan terhadap harta-harta dari perusahan (aktiva dan pasiva) termasuk di dalamnya pencatatan nama-nama dari kreditor berserta tingkatannya dan hal lainnya terkait tindakan pengurusan dalam proses likuidasi (Pasal 147 UU 40/2007).
  4. Dalam hal pemberitahuan kepada kreditor dan Menteri belum dilakukan, pembubaran Perseroan tidak berlaku bagi pihak ketiga. Dalam hal likuidator lalai melakukan pemberitahuan likuidator secara tanggung renteng dengan Perseroan bertanggung jawab atas kerugian yang diderita pihak ketiga. (Pasal 148 UU 40/2007)
  5. Setelah itu melakukan lagi pengumuman surat kabar dan BNRI, dalam pengumuman kedua ini likuidator juga wajib memberitahukan kepada Menteri tentang rencana pembagian kekayaan hasil likuidasi (laporan ini dilakukan oleh likuidator dengan cara memberitahukan dengan surat tercatat kepada Menteri terkait) (Pasal 149 ayat (1) UU 40/2007).
  6. Setelah lewat waktu 90 hari pengumuman kedua ini maka likuidator dapat melakukan pemberesan dengan menjual aset yang sebelumnya sudah dinilai dengan jasa penilai independen dilanjutkan dengan melakukan pembagian atas aset tersebut kepada para kreditornya dengan dengan asas pari passu pro rata parte (vide 1131 jo. 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata). Dan dalam hal masih adanya sisa kekayaan dari hasil likuidasi maka sisa tersebut harus dikembalikan kepada para pemegang saham.
  7. Melakukan RUPS tentang pertanggungjawaban proses likuidasi yang sudah dilakukan (Pasal 152 ayat (1) UU 40/2007). Dalam hal RUPS menerima pertanggungjawaban proses likuidasi yang sudah dilakukan maka dilanjutkan dengan pengumuman kepada surat kabar yang kemudian disusul dengan pemberitahuan kepada Menteri bahwa proses likudasi sudah berakhir (pemberitahuan kepada Menteri ini dilakukan Notaris melalui sisminbakum) (Pasal 152 ayat (3) UU 40/2007).
  8. Dalam hal sudah dilakukan pengumuman tersebut maka Menteri akan mencatat berakhirnya status badan hukum perseroan dan menghapus nama perseroan dari daftar perseroan yang diikuti dengan pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia (Pasal 152 ayat (5) jo. Pasal 152 ayat (8) UU 40/2007).

Dasar Hukum:

  1. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata;
  2. Undang-Undang No. 5 Tahun 1962 tentang Perusahaa Daerah;
  3. Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 tentang Pemerintahaan Daerah;
  4. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s