Strategi Dakwah

Mampir di burjo sebelah dukuh, Tak sengaja mata menangkap poster Festival Band saat Romadhon. Tentu saja buat kaget langsung saja pikiran macam-macam. Pikiran pertama, ini pasti orang goblok dan tolol yang buat acara yang mancing maksiat kaya gitu di bulan suci. Pikiran kedua, ini pasti strategi Ghazwul Fikr dari musuh islam biar puasanya hambar.  Setelah dicermati ternyata acara band anak SMA di Lembah UGM dengan aransemen lagu wajibnya bimbo, gigi (tuhan), tompi (lebaran).dll. Luarbiasa!!.

Memang sudah saatnya me’reformulasi’ lagi strategi ‘dakwah approach’ kita pada orang ammah agar mudah dicerna. Kanjeng Sunan sendiri mengejarkan syiar lewat gamelan dan wayang. Tak ada salahnya memodifikasi. Terlalu kaku akan susah masuk ke hati, ga sekedar ‘benar’ dalam bertindak tapi juga ‘tepat’ dalam merespon. Mengutip dari kawan saya : Bila cara lama digunakan untuk memancing mad’u (objek dakwah) model sekarang, maka mudah terjadi kejumudan baik fikiran maupun tindakan pada Aktivisnya sendiri. Sekarang terbukti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s