Nama…

Kini kuakan bicara sedikit terkait nama yang katanya Shakespare “apalah artinya sebuah nama” yang bisa ditafsirkan bahwa ia tidak terlalu memntingkan nama, suatu nama hanyalah sebutan orang lain terhadap sesuatu tak kurang tak lebih. Eits jangan terlalu dini menyimpulkan, nama itu sangat penting maka dari itu Orang Tua berusaha sebaik mungkin untuk mencarikan nama anaknya, sampai-sampai datang ke kiai hanya untuk dicarikan nama anaknya.

Nama yang diberikan orang tua adalah sekaligus merupakan doa orang tuanya kepada anaknya, orang tua berharap kepada anaknya sesuai namanya namun tak jarang juga nama anaknya merupakan alat pengingat dari orang tua terhadap peristiwa penting dalam hidup mereka, mungkin ini pengecualian. Pada dasarnya nama itu penting, semisal nama saya sendiri TAUFIQ ADIYANTO yang artinya Anugrah Alloh yang baik, mungkin orang tuaku berharap aku hadir didunia ini menjadi seorang yang menebar kebaikan bagi diri mereka dan orang-orang disekitarku.

Sedikit cerita bahwa namaku pada awalnya adalah TAUFIQ GIYANTO, maybe it sounds almost same. Yeah (sok inggris), itu nama pemberian dari Alm. Mbah Kakung Cipto Martono alias Cipto Mrajak (panggilan masa mudanya.he). Entah maksudnya apa sampai beliau tlah meninggal pun ku tak tau maksudnya memberikan nama itu. Namun ada hal menarik ketika Ibuku tidak terima pada kata kedua dari namaku, ibuku inginnya ‘gi’ diganti dengan ‘adi’, lalu diajaklah aku ke kantor polisi dan beberapa instansi lain untuk merubah namaku yang menjadi berbeda yang kini tertera disemua ijazahku yakni TAUFIQ ADIYANTO (memang kuakui kedengaran lebih bagus.ahahah).

Cerita lagi tentang namaku lagi, bahwa kadang orang mempunyai sebutan lain selain nama resminya, hal itu ternyata juga berlaku padaku. Memang semenjak SD teman-teman kadang memanggilku dengan nama-nama yang unik, bukan maksud untuk mengejek tapi untuk lebih mendekatkan antara kita teman satu dengan yang lain (itu pikirku). Di SD dulu ada kawan namanya Susilo, yang biasanya aku dan teman-teman yang lain panggil ‘tuyul’, kerap memanggil namaku tanpa diakhiri huruf k/q jadi bila dieja ‘Topi’.hahah, unik dan kedengaran lucu.

Beda lagi ketika di SMP ku “dijuluki” dengan nama yang lain pula yakni ‘Mencu’, alasannya karena ada anak kelas lain yang namanya sama denganku dipanggil dengan nama itu, jadi akupun kena imbasnya:(, di SMA pun berbeda aku dijuluki dengan nama ‘M.J’ singkatan dari MariJane (kayak nama salah satu juru kunci merapi ^^), entah gimana sejarahnya akupun tlah lupa.

Menginjak bangku kuliah pun ada juga yang memangilku dengan nama lain, yakni MTQ (katanya sih singkatnya Mas Tofiq Qute, lah mboh maksudnya gmana), juga ditambahin pula dengan julukan ‘Ikhwan Senior’ ini juga apa maksudnya. Terlepas dari semua nama-nama julukan diatas kedengaran bagus atau tidak, apapun yang dilakukan orang lain bagiku asalkan tidak ada niatan jahat tak apa, mungkin inilah bentuk perkawanan yang bisa diwujudkan oleh orang lain terhadapku.

* Kontrakan Big Wash Jogja, Pukul 21.00 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s