Mendaki Untuk Hidup

Jalan setapak itu terus kudaki

Terus kudaki tak berkesudahan

Napas tersengal, tenaga terkuras

Kumulai berjalan gontai

Ransel gendong kupegang erat

Berharap segera sampai

 

Kupandang sekitar

Para pendaki serupa juga tengah naik

Kupandang kebawah

Tlah jauh ku melangkah

Ingin rasanya sejenak istirahat

Melepas penat yang hinggap

Namun, jalan ini masih sangat jauh

 

Fyuh, ku usap peluh yang menetes

Baju menempel mulai basah,

sinar sang surya menyengat penuh canda

Entah apa yang sedang kucari diatas sana

Hanya intuisi yang ku yakini

Yakin akan ada kejayaan dan kebahagiaan diatas sana

 

Tidak ada jalan kembali

Yang ada hanya pendakian keatas

Berlari, berjalan langkah demi langkah

Dan pada waktu yang selalu ku tahu

Jalan ini masih panjang

Masih melawan getirnya takdirku sendiri

 

Yogyakarta, 15 Desember 2011

2 thoughts on “Mendaki Untuk Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s