Hikamah Dibalik Musibah (Bagian 2)

Sekarang saya akan memaparkan lanjutan dari Bagian pertama.

Pada pemeriksaan dokter bedah cara yang digunakan juga sama yaitu menekan perut saya. Setelah itu dokter bedah langsung mengambil kesimpulan bahwa saya terkena “radang usus buntu”, saya dan umi kaget. Dokter berkata lagi bahwa “anak ini harus segera di operasi”. Ibu saya meminta sedikit keringanan untuk di lakukan obat jalan karena beberapa hari lagi akan masuk kuliah (semester 2 di FH UGM) tetapi tidak bisa. Ibu saya langsung menghubungi ayah saya untuk meminta persetujuan dan ayah saya langsung menyetujui karena mengingatkan Om saya yang usus buntu nya tidak segera di tangani akan semakin parah dan menjalar.

Tepat pukul 11 siang saya masuk kamar opname, tak henti-hentinya saya berdoa kepada Alloh swt agar diberi keselamatan dan dilancarkan operasinya. Saya tak lupa sholat dhuhur dulu sebelumnya karena operasi akan di laksanakan pada sore hari setelah ashar. Saat itu saya teringat kata-kata guru PAI smp saya, bahwa Sholat itu sangat penting bagi seorang Mukmin sejati dan Alloh selalu member rukshoh kepada siapapun yang sedang ditimpa musibah ( apabila tidak bisa sholat berdiri sholat lah dengan duduk, apabila tidak bisa duduk dengan tidur, apabila tidak bisa dengan tidur dengan gerakan salah satu anggota badan ex: kepala, dan apabila tidak bisa dengan kepala maka dengan gerakan mata dan apabila masih tidak bisa maka di sholatkan)

Pukul 5 sore saya di dandani sedemikian rupa kemudian diangkut ke ruang operasi di sana sudah menunggu dokter-dokter yang akan melakukan operasi pada saya. Saya masuk kedalam sejenak terdiam melihat alat-alat operasi, saya kemudian pasrah. Walaupun ini operasi kecil namun dapat mengakibatkan……(sensor). Saya berbaring di tempat tidur operasi kemudian dibius dan dilakukanlah operasi tersebut.

Selesai operasi saya langsung dibawa ke kamar opname dan pada jam 10 malam saya siuman, ternyata saya sudah dioperasi…ppukul 1.30 pagi saya sudah kentut dan minum seteguk air minum. Lalu beberapa hari setelah dirawat dirumah sakit, saya diijinkan pulang.

Dari pengalaman operasi tersebut saya mendapatkan banyak pengalaman yang sangat berguna : tentang arti kehidupan bagi saya, arti saya hidup di dunia ini, dan arti kematian.

Sekian cerita dari saya, sebenarnya saya nulis ini cuma untuk mengabadikan isi pikiran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s